Home / Internasional / Nasional / News

Rabu, 5 Januari 2022 - 11:41 WIB

Mentan Dorong Percepatan Kinerja Program Peternakan dan Kesehatan Hewan di Tahun 2022

REDAKSI - Penulis Berita

Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong percepatan implementasi kinerja peternakan dengan melakukan konsolidasi pelaksanaan program kegiatan peternakan dan kesehatan hewan Tahun 2022.

Hal ini disampaikan Mentan ketika menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Utama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2022, Selasa (4/1/2022).

“Tahun ini, tahun peternakan, fokus kita kedepan semua keputusan yang diambil harus akurat dan terakselerasi dengan tepat, terarah dan pertajam program peternakan serta lakukan harmonisasi sehingga mencapai kesejahteraan peternak yang lebih baik,” kata Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul menjelaskan bahwa pertanian merupakan sektor yang tidak mengalami keterpurukan saat pandemi. Hal itu dibuktikan dengan kenaikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian yang sangat signifikan yaitu sebesar 12,93 persen, perkembangan nilai tukar petani (NTP) yang mengalami rata-rata peningkatan 0,49 persen dibanding periode sebelumnya dan nilai tukar usaha pertanian (NTUP) yang mengalami kenaikan sebesar 0,51 persen dari periode sebelumnya.

Selain itu nilai ekspor pertanian selama periode 2021 mengalami kenaikan sebesar 42,47 persen untuk produk pangan dan non-pangan, serta realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sub sektor peternakan pada tahun 2021 mencapai 100,67 persen naik sebesar 15,16 persen dari target.

SYL juga menambahkan bahwa ada berbagai aspek yang menjadi titik pengendalian program, diantaranya adalah peningkatan kualitas pakan, bibit, kesehatan hewan, pengendalian pemotongan betina produktif dan pasca panen, pengolahan produk asal hewan serta manajemen usaha. Untuk itu, Kementan terus konsisten memperhatikan dan mendorong usaha peternakan rakyat dan memprioritaskan keberadaan ternak lokal dalam pemenuhan pangan asal ternak dalam negeri.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah menyampaikan laporan kinerja Ditjen PKH tahun 2021 sekaligus memaparkan program dan kegiatan Ditjen PKH tahun 2022.

Baca Juga :  Rencana Pembahasan Revisi UUPA di Senayan, IMPAS Aceh - Jakarta minta agar Mahasiswa harus Terlibat

Pada tahun 2022, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menyiapkan 5 (kima) kegiatan utama yang mengakomodir sektor peternakan dari hulu sampai ke hilir. Kegiatan tersebut adalah Sikomandan, Korporasi Desa Sapi, Desa Korporasi Kambing Domba, Pertanian Terpadu Berbasis Unggas, dan Pengembangan Sarang Burung Walet.

“Ada 12 provinsi penyangga populasi ternak, 11 provinsi pelaksana kegiatan Korporasi Desa Sapi, 12 provinsi Pengembangan Kawasan Khusus, 5 provinsi FE (Food Estate) dan 5 Provinsi untuk Integrasi Sapi yang akan kita garap tahun ini” ungkap Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah.

Lebih lanjut Nasrullah menambahkan bahwa kebutuhan dan pasar pangan saat ini sangat besar dan akan terus tumbuh. Oleh karena itu perkembangan sektor pangan membutuhkan cara-cara inovatif berbasis teknologi modern, yang akan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi dan kualitas bahan pangan yang harganya terjangkau, dan mampu memperbaiki daya dukung lingkungan, serta menyejahterakan para petani dan sektor pendukungnya.

Terkait Korporasi Desa Sapi dan Desa Korporasi Kambing Domba, dibutuhkan dukungan lembaga keuangan untuk fasilitasi KUR, dan juga dukungan instansi lain untuk pengembangan inovasi, termasuk pendampingan/pengawalan dari kepolisian. Desa korporasi ini dibentuk dengan basis sentralisasi kawasan pada lima desa dengan lokasi yang berdekatan dan dikelola oleh satu manajemen yang berorientasi bisnis.

Adapun untuk Pertanian Terpadu Basis Unggas, pengembangan kawasan ternak itik/ayam dilaksanakan di wilayah integrasi tanaman jagung dengan lokasi pengembangan yang disinergikan dengan lokasi sentra jagung di Ditjen Tanaman Pangan. Selanjutnya, dalam rangka peningkatan kuantitas ekspor, Ditjen PKH juga memberikan dukungan fasilitasi dari hulu ke hilir, mulai dari peningkatan populasi dan perbaikan kualitas sampai peningkatan mutu dan diversifikasi produk serta promosi.

Baca Juga :  Rencana Pembahasan Revisi UUPA di Senayan, IMPAS Aceh - Jakarta minta agar Mahasiswa harus Terlibat

“Pada tahun 2022 akan di lakukan piloting di sentra pengembangan walet melalui fokus Intervensi (pengolahan dan Pemasaran) di Lokasi NTB, NTT, Kalteng, Kalimantan Barat dan Sulsel” ujar Nasrullah.

Kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Utama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2022 ini dilaksanakan bersamaan dengan pengukuhan Jaringan Pertanian Nasional (JPN) sebagai bagian dari pendekatan dalam membangun komunikasi untuk memajukan pertanian.

Menteri Pertanian selaku Ketua Dewan Pembina Nasional JPN berharap JPN sebagai infrastruktur yang menjadi kekuatan-kekuatan masyarakat dapat menjadi mata petani, mulut petani dan telinga petani dalam Komda dan saling besinergi dalam pembangunan pertanian.

Anggota JPN merupakan generasi milenial dengan usia dibawah 40 tahun dengan struktur organisasi JPN terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Nasional, dan Komisariat Daerah di setiap kabupaten.

Dalam kegiatan Rakor dan Pengukuhan JPN ini, Ditjen PKH juga memberikan penghargaan kepada 6 (enam) orang pelaku usaha milenial dan pelaku usaha UMKM yang telah mendukung ekspor komoditas peternakan sebagai wujud apresiasi. Komoditas peternakan yang diekspor antara lain olahan daging domba dan sapi, kelinci hias dan pedaging, Black Soldier Fly, olahan susu (keju), kambing, dan telur asin. Sedangkan negara tujuan ekspor seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Singapura, Selandia Baru, Prospek Mesir dan Turki.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan mempererat kerjasama antar kementerian/lembaga dan petani dalam menjadikan dunia Peternakan menjadi lebih baik”, pungkas SYL.(inp*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Cegah Nopol Palsu, Korlantas Mengembangkan Plat Nopol Kendaraan Terpasang Chip dan QR Code

News

Flower Aceh : Peringatan Hari International Women’s Day

Nasional

Kapolri Meninjau Pelaksanaan Operasi Ketupat Di Jawa Tengah

Nasional

Menkumham Dukung 100% Penyelenggaraan GPDRR 2022

News

Tanam Pohon dan Bersih-bersih Di Sungai Ciliwung, Yasonna Laoly : Ini Merupakan Kontribusi PDIP Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup

Nasional

Mabes Polri Gelar Upacara Korps Raport ke 42 Pati dan 121 Pamen

News

SMAN Unggul Subulussalam Wakili Aceh Pada Final KoPSI 2021

Nasional

Kemenkumham Jalankan Mudik Bareng Pegawai dan Keluarga