Home / Daerah / Pemerintah

Selasa, 15 Maret 2022 - 15:57 WIB

Bupati Tinjau Abrasi Sungai Dekat Jembatan Rangka Baja Blang Mane

REDAKSI - Penulis Berita

Bireuen – Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi dalam kunujungan kerja ke Kecamatan Peusangan Selatan, Selasa (15/3/2022) kemarin juga meninjau abrasi sungai terancam merusakan jembatan rangka baja Tanjong Beuridi-Blang Mane.

Keuchik Blang Mane, Ramadhan mengatakan, abrasi telah merusak 100 meter lebih kebun warga dan dikhawatirkan merusak abudmen jembatan, terjadi 12 Maret 2022 akibat luapan banjir aliran sungai dampak hujan deras.

Menyikapi kondisi itu, Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi dan didampinggi Kadis PUPR Fadhli Amir, ST MT, pejabat terkait mengatakan, jembatan rangka dibangun tahun 2001-2002, kondisi saat ini terjadi abrasi dilahan warga sekitar jembatan dampak banjir.

Namun kondisi bangunan jembatan masih aman, untuk penanganannya tentunya melihat apa ini sudah masuk katagori darurat atau belum, kalau bisa tanggap darurat, bisa dilakukan penanganan sementara.

Saya melihat kondisi ini, ada peluang untuk kita melakukan perencanaan dan semoga tidak terjadi banjir, untuk mengusulkan anggaran pemasangan batu gajah di APBK murni, di APBK-P 2022 ini atau APBK murni 2023,” jelasnya.

Lanjut Bupati, pembangunan batu gajah yang dibutuhkan dilokasi ini mencapai 100 meter, membutuhkan dana sebesar Rp1,5 milyar s/d Rp2 milyar, terang Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani.(dm*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Generasi Muda Dan Keluarga TNI AL

Daerah

YARA Minta Polda Aceh Tindak Seluruh Tambang Illegal

Daerah

Didampingi Kakanwil NTB, Menkumham Tinjau Pos Imigrasi di Kawasan Mandalika

Daerah

PKS Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Timur

Pemerintah

Gelar Apel Siaga Nataru, Kakanwil Aceh Minta Petugas untuk komunikatif dan humanis Serta Selalu Siaga Hadapi Potensi Gangguan Kamtib

Pemerintah

Bertolak Ke Gorontalo, Wapres Akan Hadiri Pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama

Daerah

Sebanyak 23 Rumah Warga Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang

Daerah

Diskreditkan Perempuan sebagai Pemimpin, IPELMASRA “Kecam” Statmen IPNR